Kuala Pembuang, Warta Borneo – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Seruyan Kuala Pembuang berencana mengadakan speedboat. Pengadaan speedboat ini rencananya akan dilaksakan tahun 2025 ini melalui proses Penunjukan Langsung.
Pengadaan speedboat oleh dishub bertujuan untuk operasional dan memenuhi kebutuhan transportasi diwilayah perairan pesisir, terutama untuk akses jalan yang terbatas. Pengadaan semacam ini biasa dipicu atau di usulkan oleh masyarakat, instansi, institusi mitra pemerintah daerah untuk membantu kelancaran tugas dan kepentingan masyarakat banyak.
Speedboat menjadi solusi yang sangat efektif untuk menunjang mobilitas masyarakat di daerah dengan akses jalan darat yang terbatas atau sulit di jangkau, seperti daerah pesisir, pulau-pulau, atau wilayah dengan aliran sungai yang padat. Begitu pula jika ada instansi atau institusi negara yang memerlukan, sebagai mitra pemerintah daerah, dapat menyediakan transportasi tadi, karena semua untuk menunjang kepentingan daerah.
Kadishub kabupaten Seruyan, Idham BW Kusumah ketika diminta konfirmasinya Rabu, 28/05/2025 mengatakan “Jadi pengadaan speedboat sampai saat ini lagi proses dan sudah mulai dikerjakan oleh penyedia jasa. Peruntukkan speedboat ini, pertama usulan dari TNI AL. nantinya akan dipinjam pakaikan, bukan dihibahkan. Sehingga asset ini tetap menjadi asset perhubungan, tapi untuk fungsinya akan digunakan untuk patroli TNI AL. Adapun untuk mesin yang digunakan merupakan mesin tunggal dengan kemampuan 40 horsepower/HP, sesuai dengan permintaan TNI AL”, katanya.
“Adapun alokasi anggaran yang digunakan merupakan APBD seruyan tahun 2025 sebesar Rp 190 lebih. Speedboat itu lengkap dengan aksesoris untuk keperluan di dalamnya, seperti jangkar, kompas, alat keselamatan berupa pelampung, HT, JPS, lampu sorot, dan lain-lainnya”, ujarnya lagi.
“Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan oleh TNI AL untuk pemantauan sekitar pantai, sungai, karena marak sekali informasinya penyetruman ikan, pengawalan nelayan-nelayan sekitar pesisir laut, penyedotan pasir secara illegal, pada intinya semua yang perlu ditindaklanjuti oleh TNI AL”, pungkasnya.
( fendi )














