Kuala Pembuang, Warta Borneo – Pelaksanaan Mushabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang ke- XVIII Tingkat Kabupaten Seruyan tahun 2025 ini tidak berapa lama lagi akan segera dilaksanakan. Pelaksanaan MTQ tahun ini bertempat disalah satu kecamatan yang ada di kabuapten seruyan, yakni di ibukota kecamatan Danau sembuluh, Telaga Pulang.
Berbagai persiapan telah dilakukan untuk memperindah penataan panggung utama. Sebab disinilah nanti yang menjadi pusat kegiatan dan sekaligus daya tarik masyarakat untuk menyaksikan utusan daerahnya memperlihatkan kemampuan dalam hal baca al qur’an dan lain-lainnya.
Pembangunan panggung utama ini menggunakan anggaran sebesar Rp150 juta, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Seruyan Tahun Anggaran 2025. Proses pengadaan proyek ini dilakukan melalui mekanisme penunjukan langsung, sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Panggung utama ini akan menjadi pusat kegiatan MTQ, yang meliputi berbagai cabang perlombaan tilawah, tahfidz, tafsir, dan seni islami lainnya. Selain mendukung pelaksanaan lomba, fasilitas ini juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar melalui meningkatnya aktivitas sosial dan ekonomi selama kegiatan berlangsung.
Pembangunan dijadwalkan rampung sebelum pelaksanaan MTQ dimulai, dengan pengawasan langsung dari pihak kecamatan, konsultan perencana dan instansi teknis terkait.
Saat ditemui diruang kerjanya, Kepala Bidang Cipta Karya Wahyudi Hakim, ST di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) pada Selasa, 8/7/2025) menjelaskan tentang material yang diperlukan “berbagai material sudah dipersiapkan, seperti kayu bulat, papan kayu ukuran 2X20 panjang 4 meter, penutup kolong papan, pemasangan karpet, pembuatan tangga, penyediaan wc permanen disekitar panggung, bak air, profil tank, dan mobil air bersih”, ujarnya.
“Disamping itu disuport pula nanti dari petugas PJU untuk jaringan listrik. Untuk penguatan jaringan listrik. Untuk air bersih, kita juga di support dari perusahaan sawit sekitar dan lain-lain untuk memudahkan para peserta, dewan juri, dan panitia”, katanya.
“Adapun untuk penataan dan pemasangan aksesoris atau ornamen agar nampak indah dan semarak, hal itu nanti panitia yang akan membuat desainnya. Baik susunan meja kursi, mimbar kecil untuk peserta MTQ, maupun tempat duduk dewan jurinya”, pungkasnya.
“Panggung utama itu untuk tamu-tamu VIP, para undangan, para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para pejabat pemerintah lainnya. Kami berharap pembangunan panggung ini berjalan lancar dan tepat waktu, agar pelaksanaan MTQ ke-18 nanti dapat berlangsung dengan khidmat dan meriah,” ujarnya.
Mari kita bersama-sama mensukseskan MTQ ke- XVIII tahun 2025 ini. Semoga ini merupakan motivasi bagi generasi muda untuk terus mengasah kemampuan dalam hal qiroat, sekaligus sebagai siar untuk menambah kecintaan kita kepada al-qur’an. Melalui perlombaan seni baca al-qur’an ini pula, semoga dapat menjadikan kita senantiasa hidup berpedoman kepada ajaran yang terkandung di dalamnya.
( fendi )















