Kuala Pembuang, Warta Borneo – Arus pendek, atau korsleting, adalah kondisi dalam rangkaian listrik di mana arus listrik mengalir melalui jalur yang tidak semestinya dan lebih pendek, sehingga tidak mengikuti rangkaian yang telah dirancang. Ini terjadi ketika ada hubungan singkat antara dua titik dengan perbedaan tegangan, biasanya karena kesalahan dalam instalasi atau kerusakan pada kabel dan peralatan listrik. Arus pendek dapat menyebabkan lonjakan arus yang sangat besar, menghasilkan panas berlebih, percikan api, bahkan kebakaran jika tidak ditangani dengan benar.
Penyebab arus pendek biasanya isolasi kabel yang rusak atau terkelupas menyebabkan kabel fase dan netral atau kabel fase dan ground bersentuhan langsung, menciptakan jalur pendek. Penyebab lainya karena kelebihan beban penggunaan peralatan listrik yang melebihi kapasitas daya pada suatu sirkuit dapat menyebabkan panas berlebih dan kerusakan pada kabel, yang pada akhirnya dapat menyebabkan hubungan pendek.
Diduga insiden kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Jl. A. Yani, tepat di depan kantor Dinas Perhubungan, Kelurahan Sungai Undang, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, pada Minggu,13/7/2025 siang. Kebakaran ini diduga dipicu oleh korsleting kabel listrik yang menyebabkan percikan api dan membakar sebagian lahan kering di sekitar lokasi.
Informasi kebakaran pertama kali diterima oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Seruyan pada pukul 13.22 WIB dari warga setempat. Tim regu 3 yang sedang piket segera merespons dan melaporkan hal ini kepada Kepala Seksi Kebakaran, Nanang Kasim, SE yang langsung diteruskan kepada Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan, Evakuasi korban, Sarana dan Prasarana, Nurhadian, ST.
Oleh Kepala Bidang prihal ini langsung dilaporkan kepada Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Sri Susanti, SP, MM untuk mendapat petunjuk selanjutnya. Kepala Dinas menugaskan personil untuk melakukan Langkah pengamanan secepatnya. dan bergerak menuju lokasi agar api tidak membesar. Dan pada pukul 13.24 WIB, tiba tujuh menit kemudian, tepatnya pukul 13.30 WIB.

Setibanya di lokasi, petugas Damkar mendapati api telah berhasil dipadamkan secara swadaya oleh masyarakat setempat. Meski demikian, petugas tetap melakukan pemeriksaan dan penyisiran lokasi untuk memastikan tidak ada potensi titik api yang tersisa. Proses ini berlangsung hingga pukul 13.40 WIB, dan tim kembali ke markas pada pukul 14.00 WIB.
Dalam laporan kejadian, tidak ditemukan adanya korban jiwa maupun luka. Cuaca cerah saat kejadian turut membantu proses penanganan. Armada yang dikerahkan dalam operasi ini adalah satu unit mobil tangki yang dikemudikan oleh Kusnadi, didampingi oleh tujuh personel dari Regu 3, termasuk Dandru Bachrullah.
“Kami sangat mengapresiasi kesigapan regu piket serta peran aktif masyarakat yang telah lebih dulu memadamkan api sebelum tim pemadam tiba. Kami juga mengingatkan warga untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik, terutama di area yang rawan kebakaran”, ujarnya.
“Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan instansi pemadam kebakaran dalam menanggulangi musibah secara cepat. Dinas Damkarmat Seruyan juga mengimbau warga untuk segera melapor jika melihat potensi kebakaran agar tindakan pencegahan dapat dilakukan secepatnya”, pungkasnya.
( fendi )















